Tuesday, September 14, 2021

tugas PKK

https://japanpkk.blogspot.com/2021/09/tugas-pkk.html TUGAS PKK

Anak anakku sekalian yang dirahmati Alloh,karena maple PKK harus lebih banyak prakteknya maka pada kesempatan kali ini silakan mengerjakan tugas yaitu MEMBUAT PRODUK  yang dapat dipasarkan secara nyata.

1. Nama produk

2. Bahan-bahan produk

3. Cara membuat produk

4. Kemasan produk

5. Cara pemasaran produk

6. Harga produk

7. Berapa banyak yang diproduksi.

8. Berapa jumlah in come dan out come produk

9. Berapa untung bersih dan berapa inpass

10. Produk digambar sesuai warna


Batas pengumpulan hari Rabu, 16 September 2021 jam 16.30 wib dan tidak boleh sama. Jika ada yang sama pengirim pertama yang diterima.Kirim ke email pak guru : mafutsanidasum72@gmail.com.


Tulis nama,kelas dan no absensi.

Selamat MENGERJAKAN !!!


Tuesday, July 13, 2021

MENULIS KANJI


BAHASA JEPANG
XII TKR T

BELAJAR MENULIS KANJI

1. :  うえ cara bacanya ue artinya atas
Contoh kalimat :
ボルペン ホン あります
Borupen wa hon o ue ni arimasu
Artinya bolpoin berada diatas buku
カバン イス あります
テレビ テベル にあります

2. : なか cara bacanya naka artinya dalam
Contoh kalimat:
ボル ハコ あります
Boru wa hako o naka ni arimasu
Artinya Bola berada di dalam kotak
オカネ   サアイフ あります
がくせい クラス います

3. : したcara bacanya shita artinya adalah bawah
Contoh kalimat.
エンピツ かバン あります
Enpitsu wa kaban o sita ni arimasu
Artinya pensil berada di bawah tas.
ネコ イスを  あります
クツ クツシタ あります

Tuesday, February 16, 2021

TUGAS PKK

 TUGAS PKK

Anak anakku sekalian yang dirahmati Alloh,karena maple PKK harus lebih banyak prakteknya maka pada kesempatan kali ini silakan mengerjakan tugas yaitu MEMBUAT PRODUK  yang dapat dipasarkan secara nyata.

1. Nama produk

2. Bahan-bahan produk

3. Cara membuat produk

4. Kemasan produk

5. Cara pemasaran produk

6. Harga produk

7. Berapa banyak yang diproduksi.

8. Berapa jumlah in come dan out come produk

9. Berapa untung bersih dan berapa inpass

10. Produk digambar sesuai warna


Batas pengumpulan satu pekan dan tidak boleh sama. Jika ada yang sama pengirim pertama yang diterima.Kirim ke email pak guru : mafutsanidasum72@gmail.com


Tugas Bahasa Jepang

https://japanpkk.blogspot.com/2021/02/tugas-bahasa-jepang.html Tugas :

 Tulis kalimat dibawah ini dengan hiragana dan katakana sesuai aturan serta terjemahkan artinya ke dalam bahasa Indonesia !


1. Konnichiwa.Hajimemashite

2. Watashi wa Takuya san desu

3. Ajibarang ni sunde imasu

4. Watashi no ani wa enjinia desu

5. Watashi wa baiku de gakko e ikimasu

6. Gakkou wa machi no mae ni arimasu

7. Watashi wa supootsu ga suki desu

8. Supootsu no naka de badominton ga ichiban suki desu

9. Nihon go to e go ga sukoshi dekimasu

10. Douzo yoroshiku onegaishimasu


Jawaban di tulis tangan dan difoto serta dikirimkan ke email pak guru.

mafutsanidasum72@gmail.com


Batas waktu hari senin pekan depan.


Tuesday, February 9, 2021

TOKIDOKI SAKKA O SHIMASU

 ときどきさっかをします

TOKI DOKI SAKKA O SHIMASU



Sesering apa anda melakukan kegiatan dalam waktu senggang?


Kosa Kata

Mai shuu : setiap minggu

Yoku : Sering

Toki doki : Kadang kadang

Itsumo : selalu

Amari : Tidak juga


POLA KALIMAT :

1.Itsumo/yoku/tokidoki + Kata Benda bentuk masu.

2.Amari bentuk KK masen (selalu diikuti oleh bentuk negative.


Contoh kalimat :


まいしゅうすぽつをします

Maishuu  supotsu o shimasu

Setiap minggu berolah raga


ときどきさっかをします

Toki doki Sakka o shimasu  

Kadang kadang bermain sepak bola


いえあまりみません

Ie Amari mimasen

Tidak juga melihat ( negative)



Silahkan perbanyak tambahan kosa kata bahasa Jepang dengan mandiri.




Thursday, November 12, 2020

Tugas Materi

 TUGAS !


1. Tulislah Al-Qur’an surat al-Jatsiyah (45) : 12-13 dan terjemahannya.

2. Tulislah makna perkata pada ayat tersebut.

3. Tulislah Bacaan tajwid minimal 20 nomor beserta alasannya.

4. Tulislah isi kandungan ayat tersebut.

5. Apa perintah dan larangan dalam ayat tersebut.


    Jawaban diserahkan di buku pada luring pekan depan.

    Selamat mengerjakan,semoga sukses selalu.


Wednesday, November 11, 2020

Faktor yang Mempengaruhi Design Produk

 Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Desain Produk

Faktor-faktor yang mempengaruhi desain produk adalah sebagai berikut :

a.   Fungsi Produk

Setiap  produk  yang  akan  dihasilkan  mempunyai  fungsi  atau  kegunaan yang berbeda, hal ini tergantung untuk keperluan apa produk itu dibuat. Dengan  demikian  bahwa  desain  produk  itu  berhubungan  bentuk  dan fungsi dari suatu produk.

b.   Standar dan Spesifikasi Desain

Dalam hal spesifikasi dan standar desain suatu produk akan terlihat dari :

1)   Sambungan-sambungan

Dalam hal ini perusahaan harus merencanakan bagaimana menyambung bagian-bagian supaya tidak terlihat ada bagian yang kosong.

2)   Bagian

Bagian ini berfungsi untuk menyesuaikan ukuran keserasian desain disambung   dengan   bagian   lainnya,   sehingga   apabila   disatukan menjadi satu kesatuan yang kuat

3)   Bentuk

Pada waktu mendesain bentuk perlu diperhatikan mengenai keindahan dengan penyesuaian menurut fungsi dan kegunaannya.

4)   Ukuran

Yaitu merencanakan ukuran yang seimbang dari bagian – bagian produk secara keseluruhan.

5)   Mutu

Mutu   suatu   produk   harus   disesuaikan   menurut   fungsi   produk tersebut, apabila akan digunakan dalam jangka waktu lama, maka mutu produk tersebut harus tinggi bila dibandingkan dengan produk yang akan digunakan dalam jangka waktu yang pendek.

6)   Bahan

Apabila produk yang akan digunakan ingin mempunyai mutu yang baik,  maka  bahan  yang  dipergunakan  pun  harus  dapat  menunjang agar semua yang diharapkan dapat terwujud dan pelanggan merasakan kepuasan tersendiri.

7)   Warna

Warna mempunyai arti tersendiri bagi konsumen, karena tiap orang mempunyai  ciri  dan  kesukaan yang khas terhadap  warna tertentu. Dan hal inilah yang harus dicermati oleh perusahaan agar dapat bersaing dengan perusahaan lain yang sejenis.

c.   Tanggungjawab Produk

Salah satu tanggung jawab dari produsen sebagai pembuat produk kepada konsumen akan keselamatan dan kenyamanan pemakai produk tersebut. Oleh karena itu faktor ini menjadi sangat penting untuk dipertimbangkan oleh perusahaan pada waktu mendesain produk tersebut.

d.   Harga dan Volume

Harga  dihubungkan  dengan  jumlah  produk  yang  akan  dibuat,  untuk produk yang akan dibuat  berdasarkan pesanan biasanya harga jualnya akan berbeda dengan produk yang dibuat untuk dipasarkan kepada konsumen luas yang harganya relatif lebih murah sehingga desain produknya akan berbeda pula.

e.   Prototype

Prototype merupakan model produk yang pertama yang akan dibuat, prototype ini memperlihatkan bentuk serta fungsi yang sebenarnya, sehingga sebelum perusahaan memproduksi maka prototype diusahakan untuk dibuat terlebih dahulu.

Dari pengujian prototype tersebut, apabila lulus uji coba mungkin memberikan   gambaran   mengenai   perubahan-perubahan   yang   perlu

dilakukan  serta  sebagai  informasi  dalam  penyusunan  terakhir  desain produk.

G.  Proses Kerja Pembuatan Prototype

Rancangan  proses  harus  didefinisikan  terlebih  dahulu  dengan  cermat karena  rancangan  proses  ini  memiliki  dampak  berjangka  panjang  terhadap kinerja proses, termasuk efesiensi, evektifitas, dan produktivitas sistem. Namun demikian, desain proses ini harus singkron dengan tipe produk atau jasa yang akan dihasilkan. Desain produk (Product Design) menetapkan jenis bahan yang lebih baik digunakan untuk membuat suatu produk, menentukan standar dan batas toleransi serta dimensinya, menggambarkan penampilan produk, sekaligus menetapkan standar kinerja produk yang bersangkutan.

Desain jasa (Service Design) menetapkan bentuk penampilan fisik, gaya, manfaat kenikmatan, dan manfaat psikollogis yang akan diterima oeh pelanggan yang memakai jasa yang bersangkutan. Dengan keadaan dan sifat seperti yang dikemukakan di atas, suatu desain akan memiliki pengaruh yang sangat besar terhadap mutu suatu produk atau jasa.

Agar suatu proses desain efektif, dapat dilakukan hal-hal sebagai berikut:

1)Selaraskan karakteristik produk atau jasa dengan persyaratan kebutuhan pelanggan.

2)Penuhi  persyaratan  kebutuhan  pelanggan  secara  paling  sederhana  dan murah.

3)Kurangi waktu yang diperlukan untuk mendesain suatu produk atau jasa baru.

4)Perkecil revisi yang diperlukan untuk membuat suatu desain yang dapat dikerjakan (Russel dan Tailor 2000).

Strategi Proses Desain

Dilihat dari sudut strategis, desain mendefinisikan pelanggan sasaran perusahaan dan juga perusahaan pesaingnya. Untuk dapat menhasilkan desain yang baik, desain harus memaksimalkan pemanfaatan kompetensi inti perusahaan.    kompetensi    ini    pada    dasarnya    merupakan    kapasitas    atau

kemampuan personil perusahaan untuk melakukan sesuatu berdasarkan keahlian, pengetahuan, dan pengalaman yang dimilikinya.

Kemampuan personil perusahaan dapat dilihat menurut apa yang sekarang

ini dikuasi dan diterapkan, kapasitas potensial yang dimiliki sekarang, dan kapasitas potensial di masa yang akan datang. Kapasitas itu merupakan wujud keseimbangan antara pemikiran kritis dan pemikiran bersifat membangun (yang memperhatikan kompleksitas pengolahan) serta tingkatan pengembangan dan aspirasi pribadi.

Teknik manufaktur merupakan ilmu yang berkaitan dengan produksi yang meliputi:

-    Desain produk (perancangan produk);

-    Desain proses produksi (perancangan proses produksi)

-    Manajemen   produksi   pengelolaan   sistem   manufaktur   (Laksana,2016)

H.  Tahapan Kegiatan Desain Produk

Dalam merencanakan suatu produk, seorang product designer harus melakukan tahapan – tahapan sebagai berikut :

1)  Memformulasikan hasil marketing research

Adapun  yang  menjadi  titik  tolak  dalam  tahapan  kegiatan  Desain  Produk adalah    riset    pemasaran.    Untuk    mengetahui    produk    yang    diinginkan pelanggan,  product  designer  dapat  memperoleh  data  dari  riset  pemasaran yang langsung berhubungan dengan pelanggan. Riset ini dilakukan baik untuk produk yang betul – betul baru maupun untuk produk yang sudah ada. Pengembangan  suatu  riset  dalam  perusahaan  akan  menghasilkan  sebuah gagasan atau ide untuk membuat suatu produk, dimana ide tersebut diperoleh dari data yang didapatkan saat riset itu sendiri dilakukan.

2)  Mempertimbangkan kemampuan fasilitas perusahaan

Untuk melaksanakan kegiatan pembuatan suatu produk, maka desainer harus mempertimbangkan kemampuan dari perusahaan itu sendiri, diantaranya : tenaga  kerja,  mesin  –  mesin,  peralatan  penunjang  dan  perkakas  lainnya. Dalam membuat produk, desainer harus mempertimbangkan biaya yang seekonomis mungkin.

3)  Membuat sketsa

Dalam membuat sketsa, bentuk dari produk yang akan dibuat akan terlihat jelas satu dengan yang lainnya. Sketsa tersebut dibuat untuk mempermudah dalam pembuatan gambar kerja ( blue Print ), sketsa dari masing – masing produk walaupun sketsa ini tidak menunjukan ukuran – ukuran yang sebenarnya, tapi dapat terlihat dal skala perbandingan.

4)  Membuat gambar kerja

Pembuatan gambar kerja ini adalah merupakan tahap akhir dalam kegiatan Desain Produk, dimana dalam gambar kerja ini dapat digambarkan bentuk dan ukuran yang sebenarnya dengan skala yang diperkecil. Selain itu, dalam gambar  kerja  juga  diperlihatkan  bahan  –  bahan  yang  akan  dipergunakan dalam pembuatan produk tersebut. Setelah gambar kerja tersebut selesai dirancang, kemudian diserahkan kepada pelaksana kegiatan untuk segera dipelajari dan dikerjakan lebih lanjut cara proses produksinya.


Tuesday, November 10, 2020

Oishii Desuka

 OISHII DESU KA


+ Coba anda ceritakan kantin atau restoran mana yang anda sukai.

+ Makanan apa yang enak di sana?.Bagaimana rasanya?

+ Kata ini digunakan untuk menyatakan sesuatu  yang enak dinikmati.


Kosa Kata


Oishii : enak Oishikunai : Tidak enak

Karai : Pedas Karakunai : Tidak pedas

Amai : Manis Amakunai : Tidak manis

Mazui : Kurang enak Togarashi : Cabai

Toomorokoshi : Jagung



POLA KALIMAT :


.KB(kata Benda/hal)  + Wa + KS(kata sifat) + desu

Contoh :


このりょおり は おいしです

Kono ryoori wa oishii desu

Masakan ini enak

トガラシ は からいです

Togarashi wa karai desu

Cabai rasanya pedas


.KB(kata benda/hal) + Wa + KS(kata sifat + Kunai desu

Contoh:


このりょおり は おいしくないです

Kono ryoori wa oishikunai desu

Masakan ini kurang enak


トガラシ は からくないです

Togarashi wa karakunai desu

Cabai rasanya kurang pedas


.KB(kata benda) + wa + KS(Kata Sifat) + Desuka ?

Contoh :


このりょおり は おいしいですか

Kono ryoori wa oishii desuka?

Apakah masakan ini rasanya enak ?


トオモロコシ は あまいですか

Toomorokoshi wa amai desuka?

Apakah jagung rasanya manis?


Silahkan kalian menambahkan kosakata sendiri untuk literasi agar banyak kosa kata yang dipahami dan lancer berbicara bahasa Jepang.SELAMAT MENCOBA !!!.


TUGAS HARI INI 


Buatlah kalimat dengan kata sifat seperti contoh diatas( kalimat positif,negatie dan interrogative) 5 nomor dan terjemahannya ke dalam bahasa Indonesia.Jadi total 10 nomor.

Syaratnya : tidak boleh njilak contoh diatas dan tidak boleh sama antara siswa yang satu dengan siswa yang lain.

Nilai akan dimasukkan ke ulangan harian .


Monday, November 9, 2020

OISHII DESUKA ?

 OISHII DESU KA


+ Coba anda ceritakan kantin datau restoran mana yang anda sukai.

+ Makanan apa yang enak di sana?.Bagaimana rasanya?

+ Kata ini digunakan untuk menyatakan sesuatu  yang enak dinikmati.


Kosa Kata


Oishii : enak Oishikunai : Tidak enak

Karai : Pedas Karakunai : Tidak pedas

Amai : Manis Amakunai : Tidak manis

Mazui : Kurang enak Togarashi : Cabai

Toomorokoshi : Jagung



POLA KALIMAT :


+.KB(kata Benda/hal)  + Wa + KS(kata sifat) + desu

Contoh :


このりょおり は おいしです

Kono ryoori wa oishii desu

Masakan ini enak

トガラシ は からいです

Togarashi wa karai desu

Cabai rasanya pedas


_.KB(kata benda/hal) + Wa + KS(kata sifat + Kunai desu

Contoh:


このりょおり は おいしくないです

Kono ryoori wa oishikunai desu

Masakan ini kurang enak


トガラシ は からくないです

Togarashi wa karakunai desu

Cabai rasanya kurang pedas


?.KB(kata benda) + wa + KS(Kata Sifat) + Desuka ?

Contoh :


このりょおり は おいしいですか

Kono ryoori wa oishii desuka?

Apakah masakan ini rasanya enak ?


トオモロコシ は あまいですか

Toomorokoshi wa amai desuka?

Apakah jagung rasanya manis?


Silahkan kalian menambahkan kosakata sendiri untuk literasi agar banyak kosa kata yang dipahami dan lancer berbicara bahasa Jepang.SELAMAT MENCOBA !!!.


Monday, October 26, 2020

NAN GAI NI ARIMASUKA

 NAN GAI NI ARIMASUKA


Pengantar :

1. Dimana biasanya anda belajar?

2. Apa saja yang anda butuhkan ketika sekolah dll?

3. Apa yang kita katakana ketika kita tidak tahu barang yang ingin dibutuhkan?


Kosa kata :


Kamera : kamera     Enpitsu : pensil

Kaban : tas             Teberu : meja

Kutsu : sepatu     Isu : kursi

Hon : buku             Keshigomu : Penghapus/setip

Nihon no hon : buku bahasa jepang    Kokuban : Papan tulis

Tokee : jam     Monosashi : Penggaris

Megane : kaca mata     Pen : Pen


POLA KALIMAT (Rumus)

KB(benda) +Wa +KB(tingkat) + Ni Arimasu


Contoh


1. じゅういちねんせえはどこにありますか?

Juu ichi nensee wa doko ni arimasuka?

Kelas sebelas berada dimana?

Jawab

いっかいあります

Ik- kai arimasu

Berada di tingkat satu

2. はどこにありますか?

XII TKROT wa doko ni arimasuka?

Kelas XII TKROT berada di mana ?

Jawab 

にかいあります

Ni kai arimasu

Berada di tingkat dua


Dan seterusnya silahkan belajar sendiri untuk memperlancar kalimat ini.


Wednesday, October 21, 2020

Kelebihan dan Kekurangan Produk dan Jasa

 E.   Kelebihan dan Kekurangan Produk dan Jasa

Kelebihan dari produk antara lain:

-    Menghasilkan produk dalam bentuk fisik.

-    Memiliki alur proses produksi yang jelas. Kekurangan dari produk antara lain:

-    Membutuhkan tempat untuk memajang hasil produk.

-    Membutuhkan tempat untuk penyimpanan barang berupa gudang.

-    Membutuhkan  banyak  karyawan  sehingga  menghemat  menambah  beban pengeluaran untuk komponen gaji.

Kelebihan dari jasa antara lain:

    Tidak membutuhkan tempat untuk memajang hasil produk.

    Tidak membutuhkan tempat untuk penyimpanan barang berupa gudang.

    Tidak membutuhkan banyak karyawan sehingga menghemat pengeluaran untuk komponen gaji.

Kekurangan dari jasa antara lain:

    Tidak menyediakan produk dalam bentuk fisik.

    Jasa yang ditawarkan bisa berbeda-beda antar konsumen.

    Membutuhkan promosi berupa testimoni konsumen sebanyak-banyaknya.


F.    Pemetaan Keberagaman Produk dan Jasa

Salah satu peluang pasar dapat dilihat dengan cara mengamati konsumen, focus pengamatannya meliputi :

-    Barang dan jasa apa yang paling dibutuhkan   konsumen ?

-    Berapa banyak yang mereka butuhkan ?

-    Kualitas yang mana yang paling tepat ?

-    Berapa banyaknya ?


Cara dalam merekayasa produk barang dan jasa agar diminati oleh konsumen, diantaranya

-    Jenis-jenisnya diperbarui

-    Kualitasnya dibeda-bedakan dan ditingkatkan

-    Model dan desainnya bermacam-macam dan dibedakan

-    Kemasan,  warna,  bentuk,  ukuran,  standart,  merek  dibuat  sedmikian  rupa sehingga lebih menarik.

Pengembangan produk merupakan rangkaian aktivitas yang dimulai dengan analisa perpepsi dan peluang. Pengembangan produk merupakan aktivitas lintas disiplin yang membutuhkan kontribusi dari hampir semua fungsi yang ada di perusahaan, namun tiga fungsi yang selalu paling penting bagi proyek pengembangan produk, diantaranya :

a.   Pemasaran

Fungsi pemasaran menjembatani interaksi antara perusahaan dengan pelanggan. Peranan lainnya adalah menfasilitasi proses identifikasi peluang produk, pendefinisian segmen pasar, dan identifikasi kebutuhan

pelanggan. Bagian pemasaran juga secara khusus merancang komunikasi antara perusahaan dengan pelanggan, menetapkan target harga dan merancang peluncuran serta promosi produk.

b.   Perancangan (Desain)

Fungsi  perancangan memegang peranan penting dalam mendefinisikan bentuk fisik produk agar dapat memenuhi kebutuhan pelanggan. Dalam konteks tersebut tugas bagian perancangan mencakup desain engineering (mekanik, elektrik, software, dan lain-lain) dan desain industri (estetika, ergonomics, user interface).

c.   Manufaktur

Fungsi manufaktur terutama bertanggung jawab untuk  merancang dan mengoperasikan sistem produksi pada proses produksi produk. Fungsi ini mencakup pembelian, instalasi, dan distribusi. Proses pengembangan produk  dalam  suatu  perusahaan  umumnya  melalui  6  tahapan  proses, yaitu sebagai berikut :

1) Fase 0 : Perencanaan Produk : Kegiatan perencanaan sering dirujuk sebagai “zero fase” karena kegiatan ini mendahului persetujuan proyek dan proses peluncuran pengembangan produk actual.

2)   Fase 1 : Pengembangan Konsep : Pada fase pengembangan konsep,

kebutuhan pasar target diidentifikasi, alternative konsep-konsep produk dibangkitkan dan dieveluasi, dan satu atau lebih konsep dipilih untuk pengembangan dan percobaan lebih jauh.

3) Fase 2 : Perancangan Tingkat Sistem : Fase perancangan tingkat sistem mencakup definisi arsitektur produk dan uraian produk menjadi subsistem-subsistem serta komponen-komponen.

4)   Fase 3 : Perancangan Detail : Fase perancangan detail mencakup

spesifikasi lengkap dari bentuk, material, dan toleransi-toleransi dari seluruh komponen unik pada produk dan identifikasi seluruh komponen standar yang dibeli dari pemasok.

5) Fase 4 : Pengujian dan Perbaikan : Fase pengujian dan perbaikan melibatkan konstruksi dan evaluasi dari bermacam-macam versi produksi awal produk.

6) Fase 5 : Produksi Awal : Pada fase produksi awal, produk dibuat dengan menggunakan sistem produksi yang sesungguhnya. Tujuan dari produksi awal ini adalah untuk melatih tenaga kerja dalam memecahkan permasalahan yang timbul pada proses produksi sesungguhnya. Peralihan dari produksi awal menjadi produksi sesungguhnya biasanya tahap demi tahap. Pada beberapa titik pada masa  peralihan  ini,  produk  diluncurkan  dan  mulai  disediakan untuk didistribusikan.


Monday, October 19, 2020

IKURA DESUKA

 

IKURA DESUKA

Pola Kalimat

 

1.     Kono/sono/ano +KB+WA(harga) rupiah desu.

-Pola kalimat ini digunakan untuk menerangkan benda yang ditunjuk.

-Kono/sono/ano diletakkan sebelum KB(benda/orang)untuk menunjukkan benda/orang yang dibicarakan.

 

Contoh kalimat berikut

a.     あのくつは60.000るぴあhです

Kono kutsu wa 60.000 rupiah desu

Sepatu ini harganya 60.000 rupiah

 

b.     そのさつはいくらですか?

Sono satsu wa ikura desuka ?

Pakaian itu harganya berapa ?

 

あのさつはひゃくせんるぴあんです

Ano satsu wa hyaku sen rupiah desu

Pakaian itu harganya 100.000 rupiah

 

Kosa Kata :

Kono         : ini

Sono          : itu

Ano           : itu (posisinya lebih jauh lagi)

Ikura          : berapa harga ?

Rupiah      : mata uang Indonesia

 

 

100

Hyaku

1.000

Sen

10.000

Ichi-man

200

Ni hyaku

2.000

Ni-sen

100.000

Juu-man

300

San-byaku

3.000

San-sen

1.000.000

Hyaku-man

400

Yon-hyaku

4.000

Yon-sen

 

 

500

Go-hyaku

5.000

Go-sen

 

 

600

Rop-pyaku

6.000

Roku-sen

 

 

700

Nana-hyaku

7.000

Nana-sen

 

 

800

Hap-pyaku

8.000

Has-sen

 

 

900

Kyuu-hyak

9.000

Kyuu-sen

 

 

150

Hyaku go juu

1.500

Sen go-hyaku

15.000

Ichi-man go-sen

Wednesday, October 14, 2020

Produk barang dan jasa

 D.  Produk Barang dan Jasa


Pengertian produk menurut Alma (2004:139) adalah seperangkat atribut baik  berwujud  maupun  tidak  berwujud,  termasuk  didalamnya  warna,  harga, nama  baik  pabrik,  nama  baik  toko  yang  menjual  (pengecer),  dan  pelayanan pabrik serta pelayanan pengecer, yang diterima oleh pembeli guna memuaskan keinginannya.

Menurut Kotler dan Armstrong dalam Ginting (2011:90), pengertian produk adalah segala sesuatu yang dapat ditawarkan ke pasar untuk perhatian, penggunaan dan konsumsi yang dapat memuaskan keinginan atau kebutuhan. Produk dalam arti yang luas mencakup komponen fisik, jasa, orang, organisasi, gagasan, atau gabungan dari semuanya.

Menurut  Alma  (2004:141),  ada  beberapa  tingkatan  produk,  sedangkan

untuk tiap tingkatan ada nilai tambahnya. Pembagian tingkatan produk sebagai berikut:

1.Produk   utama   atau   inti   (core   benefit)   adalah   produk   yang   manfaat sebenarnya dibutuhkan dan akan dikonsumsi oleh pelanggan dari setiap produk atau yang paling dasar dari produk adalah manfaat inti. Contohnya dalam bisnis makanan dan minuman.

2.Produk   generik   (generic   product)   adalah   produk   dasar   yang   mampu memenuhi fungsi produk yang paling dasar (rancangan produk minimal agar dapat berfungsi) atau bentuk dasar dari suatu produk yang dapat dirasakan oleh panca indra. Produk makanan dan minuman yang sudah terkenal biasanya mempunyai merek tertentu, sehingga merek tersebut akan selalu mudah diingat oleh konsumen.

3.Produk harapan (expected product) adalah produk formal yang ditawarkan pada konsumen dengan berbagai atribut dan kondisinya layak diharapkan dan disepakati untuk dibeli.

4.Produk   makanan   dan   minuman   (food   &   beverage)   yang   dibeli   wajib mengutamakan  mutu,  kualitas,  kebersihan,  dan  jaminan  kehalalan  yang dapat dipertanggung jawabkan kepada konsumen.

5.Produk pelengkap (augmented product) adalah berbagai atribut produk yang mendapat tambahan pelengkap meliputi berbagai manfaat dan layanan, sehingga dapat memberikan tambahan kepuasan dan bisa dibedakan dengan produk pesaing. Produk makanan dan minuman yang dijual juga harus disertai  dengan  jaminan.  Hal  ini  bertujuan  agar  konsumen  lebih  yakin dengan produk tersebut.

6.Produk  potensial  (potential  product)  adalah  segala  macam  tambahan  dan

perubahan yang mungkin dikembangkan untuk suatu produk dimasa mendatang. Produk makanan dan minuman yang sudah ada dikembangkan lagi sesuai dengan permintaan konsumen dan penambahan daerah pemasaran.


Wednesday, October 7, 2020

BAB 5.PROSES KERJA PEMBUATAN PROTOTYPE PRODUK

 BAB 5


PROSES KERJA PEMBUATAN PROTOTYPE PRODUK


Tujuan Pembelajaran

Setelah mempelajari  materi ini, diharapkan siswa dapat :

1.   Menentukan proses kerja pembuatan prototype produk barang/jasa

2.   Memproses kerja pembuatan prototype produk barang/jasa

3.   Melaksanakan  pembuatan  alur  proses  kerja  pembuatan  prototype produk barang/jasa

4.   Mengontrol hasil pembuatan alur proses kerja pembuatan prototype produk


Tahapan – tahapan pembuatan prototype produk

Kata  kunci  :  Tahapan  prototype,  keunggulan  produk,  kelemahan  produk,  proses kerja prototype.

A.  Prototype

Prototipe merupakan penafsiran produk yang dapat diklasifikasikan melalui dua dimensi yaitu dimensi yang pertama adalah tingkat dimana sebuah prototipe

merupakan   bentuk   fisik.   Dimensi   kedua   adalah   tingkatan   dimana   sebuah

prototipe  yang  menyeluruh.Prototype yang menyeluruh mengimplementasikan sebagian besar atau semua atribut dari produk. Prototipe menyeluruh merupakan prototipe yang diberikan kepada pelanggan untuk mengidentifikasi kekurangan dari desain sebelum memutuskan diproduksi.

B.  Tahapan – Tahapan Pembuatan Prototype Produk

Setiap  tahapan  dalam  proses  pengembangan  konsep  melibatkan  banyak bentuk model dan prototipe. Hal ini mencakup, antara lain model pembuktian konsep yang akan membantu tim pengembangan dalam menunjukkan kelayakan : model “hanya  bentuk” dapat ditunjukkan pada pelanggan untuk mengevaluasi keergonomisan dan gaya, sedangkan model lembar kerja adalah untuk pilihan teknis.

Berikut tahapan prototype:

1)       Pendefinisian produk

merupakan penerjemahan konsep teknikal yang berhubungan dengan kebutuhan dan perilaku konsumen kedalam bentuk perancangan termasuk aspek hukum produk dan aspek hukum yang melibatkan keamanan dan perlindungan terhadap konsumen.

2)       Working model

Working model tidak harus mempresentasikan fungsi produk secara keseluruhan dan dibuat pada skala yang seperlunya. Working model juga

dibangun untuk menguji parameter fungsional dan membantu perancangan prototipe rekayasa.

3)       Prototipe rekayasa (engineering prototype)

Prototipe  rekayasa  ini  dibuat  untuk  keperluan  pengujian  kinerja operasional dan kebutuhan rancangan sistem produksi.

4)       Prototipe produksi (production prototype)

bentuknya dirancang dengan seluruh fungsi operasional untuk menentukan kebutuhan dan metode produksi dibangun pada skala sesungguhnya dan dapat menghasilkan data kinerja dan daya tahan produk dan part-nya.

5)       Qualified production item

dibuat  dalam  skala  penuh  berfungsi  secara  penuh  dan  diproduksi  pada tahap awal dalam jumlah kecil untuk memastikan produk memenuhi segala bentuk standar maupun peraturan yang diberlakukan terhadap produk tersebut biasanya untuk diuji-cobakan kepada umum.

6)       Model

merupakan alat peraga yang mirip produk yang akan dibangun (look–like– models). Secara jelas menggambarkan bentuk dan penampilan produk baik dengan skala yang diperbesar, 1:1, atau diperkecil untuk memastikan produk yang akan dibangun sesuai dengan lingkungan produk maupun lingkungan user  (Eris Kusnadi, 2007).

C.   Kegunaan Prototype

Dalam proyek pengembangan produk, prototipe digunakan untuk empat tujuan yaitu:

1)  Pembelajaran

Prototipe sering digunakan untuk membuat dua tipe pertanyaan "akankah dapat bekerja?" dan "sejauh mana dapat memenuhi kebutuhan pelanggan?" saat harus menjawab pertanyaan semacam ini, prototipe dilakukan sebagai alat pembelajaran.

2)     Komunikasi

Prototipe memperkaya komunikasi dengan manajemen puncak, penjual, mitra, keseluruhan anggota tim, pelanggan dan investor. Hal ini benar karena

sebuah gambar, alat tampil tiga dimensi dari produk lebih mudah dimengerti dari pada penggambaran verbal, bahkan sebuah sketsa produk sekalipun.

3)     Penggabungan

Prototipe digunakan untuk memastikan bahwa komponen dari produk bekerja bersamaan seperti yang diharapkan. Prototipe fisik menyeluruh paling efektif sebagai alat penggabung dalam proyek pengembangan produk karena prototipe ini membutuhkan perakitan dan keterhubungan fisik dari seluruh bagian dan sub-assembly yang membentuk sebuah produk.

4)     Milestones

Dalam tahap pengembangan produk berikutnya, prototipe digunakan untuk mendemonstrasikan bahwa produk yang telah mencapai tingkat kegunaan yang diinginkan. Prototipe milestones menyediakan hasil nyata memperlihatkan kemajuan dan disiapkan untuk menjalankan jadwaI.